Friday, March 26, 2010

New York, I LOVE YOU

Sekarang jarum pendek jam kamarku menunjuk ke arah angka sebelas. Aku duduk di lantai kamarku, ditemani segelas cappucino panas home made dan beberapa kue kecil curian dari dapur. Kupandangi layar laptop di hadapanku, jendela situs jejaring sosial dengan perpaduan desain warna biru dan abu-abu nampak disana. Ku arahkan mouse ke atas dan kebawah, seraya melihat sebagian recent updates di halaman utama. Ada sebuah kalimat disana

"God always listen to your pray and He knows exactly the right time for your wish to be granted"
Tuhan selalu mendengar doa umatnya, dan ia tahu dengan pasti waktu yang tepat untuk mengabulkannya


Kalimat itu berhasil menaikkan moodku yang cenderung kurang baik hari ini. Berpikir positif dan percaya pada keajaiban doa, "Simpel, tapi ngena banget!"

Dipenghujung waktu menghabiskan masa-masa di bangku sekolah, aku banyak berpikir tentang berbagai hal. Tentang cita-cita kedepan, rencana untuk kuliah, sampai kepada hal-hal yang luar biasa. Salah satunya adalah keinginan terbesarku untuk travelling ke salah satu kota eksotis dunia, New York City

Photobucket
Times Square, NY
gambar diambil dari sini



New york, new york
I want to wake up in a city, that never sleeps
And find I’m a number one top of the list,
king of the hill
A number one

Frank Sinatra - New York New York

Gedung - gedung menjulang, dikelilingi oleh hiruk pikuk kendaraan, orang-orang yang hilir mudik disepanjang jalan perkotaan dan aktivitas warganya yang seakan tidak pernah diam memang pantas membuat NYC menyandang predikat kota yang tidak pernah tidur.

Banyak orang beranggapan bahwa NYC adalah sebuah kota besar yang sangat keras dan pengap dengan hutan beton yang terlihat begitu mengerikan dan menyesakkan dada, juga penuh dengan kejahatan kriminal yang penuh dar-der-dor seperti di film-film yang ada di TV ataupun bioskop. Ada juga orang yang menganggap, bahwa kehidupan di NYC penuh kegemerlapan kehidupan glamour. Penduduknya pasti tinggal di apartemen mewah dengan kendaraan setaraf limosine untuk berpergian. Tapi menurut pandanganku, NYC tidaklah sekejam yang kita bayangkan.

Banyak alasan mengapa aku menjadikan NYC sebagai salah satu tempat yang sangat ingin aku kunjungi. New York merupakan Kota Megapolitan yang super komplit, pusat segala kegiatan di dunia. Dari mulai perekonomian, fashion, kegiatan seni, hingga dunia kuliner bisa kita temukan di kota ini.

New York juga merupakan sebuah kota yang romantis. Walaupun tidak se-romantis kota-kota di Eropa seperti Paris, Roma, atau Praha, New York dapat memberikan sebuah romantisme kehidupan tersendiri yang tidak bisa didapatkan di kota-kota yang lain. Suasana dari kota inilah yang memunculkan rasa romantisme itu sendiri, seperti adanya Central Park. Central Park merupakan sebuah kebun raya besar di tengah dekapan gedung-gedung pancakar langit. Central Park ini merupakan paru-paru yang menafaskan kehidupan di NYC, khususnya kota bagian Manhattan. Begitu masuk kebun raya tersebut, kehidupan sungguh terasa lain. Hingar bingar kendaraan bermotor hilang, diredam oleh dedauan dan pohon-pohonan. Burung-burung berkicau sepanjang hari. Tupai-tupai liar melompat-lompat di rerumputan, mendekat untuk sebutir kacang atau biji-bijian. Burung belibis dan angsa berenang di tengah danau-danau kecil.


Central Park, NY
gambar diambil dari sini


Central Park in Spring
gambar diambil dari sini


Bisa juga bersepeda sepanjang tepian sungai Hudson yang begitu memukau. Kita tidak perlu takut disambar kendaraan bermotor, karena jalur khusus sepeda dan pejalan kaki ini dibuat terpisah dari segala keganasan kendaraan bermotor, sepanjang tepian sungai. Dari ujung paling bawah pulau Manhattan di Battery Park hingga paling atas di jembatan George Washington yang menghubungkan NYC dan New Jersey, pemandangan sepanjang tepi sungai Hudson ini sungguh menyejukan. Tak terasa, bahwa kita bersepeda di tepi kota Mega Metropolitan yang paling hiruk pikuk di dunia. Perpaduan air sungai dan taman kota yang asri di sebelah Barat dan arsitektur lawas yang berselang-seling dengan perpaduan arsitektur bangunan termodern dan terkini di sebelah Timur, sungguh membuat seolah-olah kita sedang bersepeda di dunia mimpi. Tak terasa sama sekali kepengapan kota yang membekap dan meracuni paru-paru kita.

Suasana kota New York yang seperti ini memang sengaja dirancang agar penduduknya tetap hidup bergairah. Kehidupan yang bergairah inilah yang diperlukan untuk memutar roda ekonomi yang diperlukan sebagai tulang punggung pembangunan sebuah bangsa.

NYC memang sebuah dunia yang warna-warni, utuh dan begitu memikat. Romantis tapi jauh dari mimpi. Tak pernah terpejam sedetikpun. Tapi juga tak membuat kita letih. Suatu hari nanti aku pasti bisa kesana.
Pasti.

Wednesday, March 10, 2010

5 Hari untuk Selamanya

*plok plok!

Ayo tepuk tangan buatku yang akhirnya berhasil mempost tulisan ini. Boleh percaya atau tidak, sebenarnya ada sekitar 3 tulisan di entri blogku yang sudah membusuk gara-gara mengantri terlalu lama untuk di publish.
Sangat susah sebenarnya bagiku untuk membuat suatu tulisan yang bagus dan berkata- kata indah, mengingat beberapa waktu yang lalu aku pernah berjanji untuk memperbaiki semua postingan di blog ini yang terkesan tidak penting dengan mencoba untuk menulis lebih baik. Mungkin itulah salah satu kendala mengapa baru sekarang ini blogku menampilkan satu postingan baru setelah sekian lama tidak pernah terdengar kabar burungnya.

Oke cukup untuk curcolnya. Sekarang mari kita dengar curcol yang lain (lho?)
*jedotin kepala ke laptop*

Mungkin kegundah gulauanku juga tengah dialami oleh beberapa pelajar di tanah air. Sekarang adalah hari ke sepuluh di bulan Maret tahun 2010, berarti tinggal sebelas hari lagi menuju hari ke dua puluh dua. Oh tuhan, badanku selalu merinding bila mengingat hari itu. Lebih dari 3 tahun yang lalu mungkin terakhir kalinya aku merasakan perasaan ini, tidak pernah tidur tenang, atau gelisah ketika melihat matahari terbit di ufuk timur. Seperti ingin rasanya aku berlari kebelakang, menggenggam waktu dan tidak mengizinkan ia untuk berputar.

5 Hari untuk selamanya, sebentar lagi ia datang.
Ya Allah Ya Tuhanku, berkahilah langkah kami :)

Monday, December 21, 2009

You never know a good thing till it’s gone, BE GRATEFUL!

Not everything we wished for in this world could always be granted, but every time when we wished for something, we must always be grateful for whatever we get. Because, you never know a good thing until it’s gone.

Even though our wish couldn't be granted, we must always remember, there's always someone who isn't as much as lucky as we are now....

There are a lot of peoples that wishes that at least they could be like us. We know there are a lot of poor people who wished that they could be given a better life, could be given a much better place to live, a much better education for them. We know there is lot of rich people who wishes that they are just a normal people. We know a lot of wealthy people with disability, wishing to do everything they could to be a complete person...

Remembering that every times our wishes couldn't be granted, there are much much more people wishes that hold a much greater level of importance. Somehow, you would be grateful; you are still in your current state...

I always grateful, even though I couldn’t ride a car or a motorcycle, I still can use a public transportation. I'm always grateful, even though I didn't given a chance to study at an outside countries, I still obtain a chance to study here, and it give me a much better education, and life lesson for myself.

I still grateful, even though I never been on a tour around the world, I've been to another province in Indonesia (do you ever think about the people that never even get out from that little dark places in the corners of the city?). I always grateful, even though currently I didn't have a lot of cash to be independent and not depends on my parents, I still given the minds, the spirits, the powers, the skills, friends and the peoples needed in order for me to be an independent girl.

That's why, every time you wished for something, try your best for it, and even though in the end you've failed, you could laugh as hard as you can, smile as wide as you can, be grateful with it, because you know THAT YOU'VE DONE THE BEST YOU COULD AND NO REGRET WILL COME UPON. There would always be a lesson learned in every event in your life....

Thomas Alva Edison always said “We now know a thousand ways not to build a light bulb” it means that there are a thousand ways that Thomas Alfa Edison must be pass-through to reach what he wished for. So, why are you still staying there and complaining? What's the point in complaining, except it'll always bring you down and bringing you further from your goals? I believe that, every lesson I learned from this life I live, making me harder, better, faster and stronger!

PS:
If I given a chance to be reborn, I wouldn't wish to be the child of Bill Gates, or some other Billionaires out there. I still believe I'm fine the way I am, I still believe that God have given me the best way to live my life.
Because If I’m not be the way I have to be or God have given me the other way to live my life, maybe... this note would never be exist.

Maybe,
I would never obtain a chance to study like now
I would never learned so much lessons in life
I would never learned that, failure in love making me stronger, making me love people more, tell me how you should cherish the people that loves you and you love more...
I would never have the skills I had now, to sing, to draw, managing peoples, friends
I would never think hard to do everything, If everything is too easy for me.

If everything I wanted could be granted in a flick of hand, maybe I would choose to be unborn...

For me, it's not the achievement I got that brings me the satisfaction, it's the fight for it that I love so much.

For a better tomorrow, for you and I
Forever…


Always,

Vina Andhiani
(Inspired from some thread in kaskus)

Thursday, December 17, 2009

Quick Post, writing-revolution



Gambar diatas mengubah persepsiku akan menulis
Menulis memang punya arti lebih dari sekedar kegiatan mengisi waktu luang atau hanya mencurahkan isi kepala
Maaf akan postingan - postinganku sebelumnya yang terkesan tidak penting
Setelah post ini, akan ku coba untuk menulis lebih baik

Saturday, December 05, 2009

My Wish

Today is December 5th but my last post was in November 14th. It means that I haven't update this blog for more than 20 days. Well, I'm sorry. It just.. there's so much things that bothered me lately.

Salah satunya adalah keikutsertaan gue dalam PMDK IPB. PMDK itu kepanjangan dari Penelusuran Minat dan Bakat, itu merupakan salah satu jalur masuk Perguruan Tinggi dengan cara hanya memberikan salinan rapot dari semester pertama hingga semester empat (kelas dua semester 2). Jalur masuk PMDK memang hanya ada di universitas- universitas tertentu, salah satunya ada di Institut Pertanian Bogor. Sepertinya sepele, tapi memang benar apa kata pepatah "don't judge a book by its cover" PMDK tidaklah semudah yang dibayangkan.

Hampir seminggu penuh gue pulang malem terus. Oke, sebenarnya masalhnya bukan disitu. Tapi lebih soal apa-yang-lo-ambil dan seberapa-serius-lo-mau-milih-jalur-ini. Banyak dari teman gue yang menjadikan jalur PMDK ini hanya sebagai cadangan, maksudnya dia tidak enar-benar mengincar jurusan PMDK ini dan hanya akan mengambil PMDK ini kalau dia tidak diterima di Universitas yang dia inginkan. Jujur, sempat bikin emosi juga orang-orang ini. Kalau kasarnya bisa dibilang "Ngapain sih lo ikut beginian? Toh entarnya juga belum tentu lo ambil kan??". Tapi bagaimanapun itu merupakan hak orang masing-masing..

Terus bagaimana dengan gue?? Ya, setelah cukup matang berfikir, akhirnya gue memutuskan untuk mengambil jurusan Arsitektur Lansekap sebagai mayor pertama gue dan Ekonomi Sumber Daya dan Lingkungan sebagai mayor kedua gue.

Kenapa milih itu??
Entahlah. Kalo boleh asal jawab, gue akan bilang karena panggilan alam. Hmm tapi gak mungkin kan ya??? :P Well, sebenarnya krena memang itulah cita-cita gue. Arsitek di mata gue, adalah salah satu pekerjaan terkeren di dunia. Jadi yaa semoga aja bener-bener kesampaian :)

arsitektur lanskap ipb Pictures, Images and Photos

Ya Allah,
jika sesuatu ini menurutMU baik bagiku, kehidupanku dan kesudahan perkaraku
maka jadikanlah itu milikku
dan mudahkanlah bagiku kemudian berkahilah,
namun seandainya ini menjadi malapetaka bagiku, agamaku, kehidupanku dan kesudahan perkaraku
maka jauhkanlah itu dariku sejauh-jauhnya,
dan berilah aku kebaikan di mana saja berada
dan ridhailah aku karenanya..

Saturday, November 14, 2009

Hihg School would never be the same

"Keep smiling keep shining
Knowing you can always count on me for sure
That was friends are for.."

Despite of my stupidity for not update this blog since... what?? a month, I really want to express what i feel lately.
I don't know
I think, I'll miss my high school
I'll miss it, a lot

I'll miss the moment when I get up so early in the morning just for finished my homework
I'll miss the moment when I have to get hurry to arrive at school because it just 10 minutes left until the bell
I'll miss the moment when I got punished because of my shoes and my uniform are untidy
I'll miss the moment when I have to do a lot of homework in one night

I'll miss the moment when My Friends and I started to get to know each other at our orientation day
I'll miss the moment when My Friends and I studying together because there will be a mathematics's exam
I'll miss the moment when My Friends and I are arguing about something which doesn't really important
I'll miss the moment when My Friends and I are spending our spare time, chatting and laughing together

I'll miss the moment when I saw him at the first time
I'll miss the moment when I am sitting in the classroom, wondering why he's so adorable
I'll miss the moment when I am sitting in a canteen's bench just to see him walking in front of me
I'll miss the moment when I am trying to say "hi" and introduce my self to you..

I'll miss my high school
I'll miss it, a lot